Macam macam duduk dalam sholat
1. IQ'AA' *اقعاء*
Iq'aa' ada dua cara yaitu
SATU dengan cara duduk diatas tumit kaki sedang telapak kaki posisi berdiri.ini masih disunnahkan.biasa saat duduk diantara 2 sujud.
Thowus bin Kaisan bertanya pada Abdullah bin Abbas
قُلنا لابنِ عباسٍ في الإقعاءِ على القدَمينِ . فقال : هي السنةُ . فقلنا له : إنا لنراهُ جفاءً بالرجلِ . فقال ابنُ عباسٍ : بل هي سنةُ نبيِّكَ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ
DUA dengan kedua telapak kaki disamping pantat,pantat duduk di lantai sedang lutut diangkat telapak tangan ditaruh lantai seperti duduk nya anjing,hukumnya ini makruh kecuali ada udzur lututnya sakit.
Imam Nawawi menjelaskan
الإقعاء نوعان: أحدهما: أن يلصق أليتيه بالأرض وينصب ساقيه ويضع يديه على الأرض كإِقعاء الكلب، هكذا فسّره أبو عبيدة معمر بن المثنى، وصاحبه أبو عبيد القاسم بن سلام، وآخرون من أهل اللغة، وهذا النوع هو المكروه الذي ورد فيه النهي، والنوع الثاني: أن يجعل أليتيه على عقبيه بين السجدتين، وهذا هو مراد ابن عبّاس [رضي الله عنهما] بقوله سنة نبيّكم – صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – وقد نصّ الشافعي -رضي الله عنه- في البويطي والإملاء على استحبابه في الجلوس بين السجدتين
2. IFTIROSY *افتراش*
Duduk iftirosy adalah duduk dengan menegakkan kaki kanan dan membentangkan kaki kiri kemudian menduduki kaki kiri tersebut. Seperti biasa kita ketahui yaitu duduk tahiyat awal atau duduk diantara dua sujud.hukumnya sunnah.
3. TAWARRUK *تورك*
Duduk tawarruk adalah duduk dengan menegakkan kaki kanan dan menghamparkan kaki kiri ke depan (di bawah kaki kanan), dan duduknya di atas tanah/lantai. Yang kita ketahui dengan duduk tahiyyat akhir hukumnya sunnah.
4. TAROBBU' *تربع*
Duduk bersila biasannya duduk setelah sholat/saat wiridan atau dzikir. Dan sholat dengan duduk bersila juga di bolehkan.
Tentu dari ke empat duduk diatas yang UTAMA adalah duduk iftirosy dan duduk tawarruk. Saat duduk diatara dua sujud atau tahiyyat awal dan tahiyyat akhir.
Lalu bagaimana apabila saat kita duduk tahiyyat awal yang seharusnya duduk tahiyyat awal (iftirosy) tapi malah terlanjur duduk tahiyyat akhir (tawarruk) atau sebaliknya yang seharusnya duduk tahiyyat akhir kita sudah terlanjur duduk tahiyyat awal.
Apakah posisi duduk tersebut harus dibetulkan??
Saat ngaji kitab Taqrib KH Khoiroz zad TA Allahu Yarhamuhu menyampaikan bahwa posisi duduk seperti itu Tidak Perlu dirubah.karena merubah posisi duduk itu membutuhkan gerak yang besar yang bisa membatalkan Sholat.
Karena diantara yang membatalkan sholat adalah gerakan yang besar atau gerakan kecil tiga kali berturut turut.
