Sabtu, 27 Juli 2013

MAKESTA Masa Kesetiaan Anggota IPNU IPPNU

Makesta (Masa Kesetiaan Anggota) adalah pengkaderan awal anggota NU,termasuk yang dilaksanakan IPNU IPPNU Ranting didesaku,dengan pelaksanaan 2 hari dua malam,yang dilaksanakan hari Sabtu 06/07/ dan hari Ahad 07/07/2013,
diantara materi yang disampekan adalah tentang Aswaja,KeNUan,keorganisasian, KePEMIMPINAN,dll

Dan hari ini saya kebagian menyampekan materi kePEMIMPINAN,,Sebagai tanda untuk menyenangkan Panitia dan Ketua Ipnu,dengan sebisanya saya sampaikan materi kepemimpinan,
materi kepemimpinan ini hanya diberi waktu satu jam,dari jam 2 sampe jam 3 siang,
karena waktunya yang begitu singkat karena itu yang kami sampaikan hanya yang poin poinnya saja,,sebenarnya dari panitia sudah menyediakan Makalah Materinya, dan dibagikan kepada peserta Makesta,

Sesuai penciptaannya manusia diturunkan kebumi ini adalah sebagai Kholifah atau pemimpin dimuka bumi ini,seperti Firman Allah yang ada di Alqur'an Surat Al Baqoroh ayat 30
dari ayat tesebut bs diambil kesimpulan bahwa manusia adalah makhluk yang dipersiapkan untuk menjadi kholifah dibumi,

Setiap kita adalah Pemimpin,dari yang paling kecil kepemimpinan adalah memimpin diri sendiri,kemudian pemimpin keluarga,pemimpin RT,RW,DESA dan seterusnya.
sabda Nabi yang artinya setiap kalian adalah pemimpin,dan setiap pemimpin akan dipertanggung jawabkan atas apa yang dipimpinnya,
untuk itu seorang pemimpin haruslah mempunyai kemampuan dan keahlian.

Persyaratan Pemimpin

Di dalam Islam seorang pemimpin
haruslah mempunyai sifat:
1. S1DDIQ artinya jujur, benar,
berintegritas tinggi dan terjaga
dari kesalahan karena itu kita harus melatih diri ini untuk selalu jujur,
2. FATHONAH artinya jerdas, memiliki intelektualitas tinggi dan
professional,
3. AMANAH artinya dapat
dipercaya, memiliki legitimasi dan
akuntabel
4. TABLIGH artinya senantiasa menyammpaikan risalah
kebenaran, tidak pernah
menyembunyikan apa yang wajib
disampaikan, dan komunikatif.

Empat Kriteria Pemimpin Sejati
yaitu:
1. Visioner: Punyai tujuan pasti
dan jelas serta tahu kemana
akan membawa organisasinya.
Pemimpin
yang punya visi dan arah yang
jelas, kemungkinan berhasil/
sukses lebih besar daripada mereka yang hanya menjalankan
sebuah kepemimpinan.

2. Sukses Bersama: Membawa
sebanyak mungkin anggotanya
untuk sukses bersamanya.
Pemimpin sejati bukanlah mencari sukses atau
keuntungan dirinya
sendiri,
namun juga mengajak anggotanya sukses bersama,ia tidak kuatir dan takut
serta malah terbuka untuk
mendorong orang-orang yang dipimpin bersama-sama dirinya
meraih kesuksesan bersama.

3. Mau Terus Menerus Belajar
dan Diajar (Teachable and Learn
continuous): Banyak hal yang
harus dipelajari oleh seorang pemimpin jika ia mau terus
survive sebagai pemimpin dan
dihargai oleh para pengikutnya.
Punya hati yang mau diajar baik
oleh pemimpin lain ataupun
bawahan dan belajar dari pengalaman-diri dan orang-
orang lain adalah penting bagi seorang Pemimpin.
Memperlengkapi diri dengan
buku-buku bermutu dan
bacaan/bahan yang positif juga bergaul akrab dengan para
Pemimpin akan mendorong Skill kepemimpinan akan meningkat.

4. Mempersiapkan Calon-calon
Pemimpin Masa depan: Pemimpin
Sejati bukanlah orang yang hanya menikmati dan
melaksanakan kepemimpinannya
seorang diri bagi generasi atau
saat dia memimpin saja. Namun,
lebih dari itu, dia adalah
seorang yang visioner yang mempersiapkan pemimpin
berikutnya untuk regenerasi di
masa depan. Pemimpin yang
mempersiapkan pemimpin
berikutnya barulah dapat
disebut seorang Pemimpin Sejati. Di bidang apapun dalam berbagai
aspek kehidupan ini, seorang
Pemimpin sejati pasti dikatakan
Sukses jika ia mampu
menelorkan para pemimpin muda
lainnya.Termasuk organisasi IPNU IPPNU,agar perjuangannya tidak terhenti perlu adanya pengkaderan penerus perjungan,seperti MAKESTA yang dilaksanan hari ini Adalah Upaya untuk mempersiapkan pemimpin pemimpin masa depan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar