Anak ku kedua srmoga jadi tabungan kami di akherat
محمد فالق النوى
MUHAMMAD FALIQUN NAWA
Bulan september 2015 adalah duka keluarga kecilku, dimana bayiku yang masih dalam kandungan ibunya meninggal dalam kandungan.
Saat itu usia kandungan udah sembilan bulan pada september tanggal 24 bertepatan dengan hari raya idul adha tahun 1436 H adalah waktu sibuk.dirumah dan di sekolahan istriku mengikuti kegiatan qurban jadi aktifitas yang melelahkan dalam keadaan hamil tua,
Pada hari senin tanggal 28 september 2015 bertepatan tanggal 14 dzul hijjah 1436, pagi bangun tidur istriku mengeluarkan cairan fleg padahal menurut perhitungan HPL mestinya bulan oktober tanggal 14.
Karena itu pagi kuajak istriku ke bidan untuk periksa kandungan, tapi betapa terkejutnya kami bahwa setelah diperiksa ternyata bayi dalam kandungan istriku sudah gak ada geraknya.
Kemudian kami di rujuk ke rumah sakit setelah di tangani dokter dan di rangsang untuk keluar bayi yang diperiksa dokter telah meninggal dua hari didalam kandungan.
Pada sore jam 16 anakku yang meninggal dalam kandungan itu lahir.kemudian dengan bantuan Pak Dhe Hasan jenazah bayiku bawa pulang. Dan langsung di makam kan pada malam selasa ba'da magrib.sedang istriku masih di rumah sakit.
Dan sebelum di makamkan ku beri nama anakku. Dengan sebuah nama yang telah ada dalam benakku jauh sebelum aku menikah, karena nama itu ada muncul saat hits2nya Sholawatan langitan anak2.nama itu ialah
محمد فالق النوى
MUHAMMAD FALIQUN NAWA
lahir dan meninggal Senin Kliwon 28 September 2015 14 Dzul Hijjah 1436
setelah pemakaman saya kembali ke rumah sakit sebelumnya ku jemput duk AYYA di rumahnya Mbah putri jadilah kami bertiga (aku,istri dan duk ayya) menginap di rumah sakit karena istriku habis persalinan belum boleh langsung pulang.
Yang membuat kami berkaca kaca adalah pertanyaannya duk Ayya, saat pasien di sebelah kami, diberikan dedek bayinya oleh perawat setelah dibersikan perawat untuk diberi asi oleh ibunya, duk ayya yang melihat itu kemudian bertanya pada kami "ADIK E MBAK AYYA MANA ABI MANA AMI" mata kami pun berkaca kaca mendengar pertanyaan mbak Ayya.
Setelah 21 hari bertepatan 18 oktober 2015 kami adakan aqiqoh buat anaku yang meninggal sebelum lahir semoga jadi tabungan kami besok di akherat.
Seperti dawuhnya yi Sya'roni anak kecil yang meninggal langsung masuk surga

Tidak ada komentar:
Posting Komentar