Dalam dialog yang seru, guru mantiq badi'bayan KH.HASAN FAUZI membahas tentang kesunahan saat sujud posisi jari kaki kesunnahanya itu manjat/di tekuk. Dalam keterangan kitab2 banyak yang menyebutkan bahwa yang manjat itu semua jari kaki. Demikian pendapat lawan dialognya pak Yai Fauzi berdasar leterlek yang tertulis dalam kitab kitab kuning.
Lain dengan pendapatnya pak Yai Hasan Fauzi beliau berpendapat bahawa yang dimaksud dalam kitab2 itu dalam kategori kata yang menyebut semua tapi yang dimaksud itu sebagian. Beliau berdasar keseharian "lihat aja kyai kyai kalau sholat.tidak semua jari kaki mereka memanjat/di tekuk saat sujud" jelas beliau.
Lawan dialognya gak mau kalah. "Ah kyai kyai itu lebih alim/pinter mana sama ulama' salaf para Mushonnif (pengarang) kitab2 fikih. Elaknya.
Pak KH. Hasan Fauzi dengan ringan menjawab. perbandiangannya itu bukan pinter mana pak kyai dengan para ulama mushonnif itu tapi pebarbandingan nya itu pinter mana kamu sama pak kyai kyai itu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar